Jumat, 15 April 2011

Motif Baru Tahun 2011


Di awal tahun 2011, kami mencoba mencari ide baru untuk membuat motif. Namanya pengrajin, dalam manajemen harus mempunyai Imajanasi tinggi untuk menciptakan model-model baru. Dan membuat trend mode semakin ke depan. Mengikuti arus trend modern, untuk menarik pelanggan dan membuat pelanggan tidak bosan dengan motif yang lama.
Berpikir-pikir setelah 2 bulan yang lalu tepatnya bulan November, membimbing pelatihan Alat Tenun Mesin (ATBM) di kabupaten Sintang dengan kerjasama Balai Batik Jogja yang diwakili pak Kristanto.  Sebelumnya lagi di provinsinya yaitu di Pontianak.
Motif Sontang (Troso Sintang)

Setelah mengenang pembimbingan kami yang berlalu, kami mempunyai ide mengakulturasi antara Troso, jepara dengan Sintang. Dengan ide tersebut yaitu kami mengkombinasi antara motif Troso dengan motif Sintang. Jadi dari lahirnya motif itu, kami berusaha untuk membuatnya agar tidak sama persisi motif Sintang sebelumnya. Jadinya takut menklaim motif daerah.
Motif Diperbesar

Dari adanya kecerdikan maka kami gunakan kombinasi, jadi kedua pihak dari kami dengan Sintang tidak ada yang dirugikan. Maka dari semua motif yang kami buat tidak ada motif persis dari suatu daerah, kami gunakan kombinasi yang mirip sedikit dengan aslinya. Sebab setiap pengrajin dalam manajmen harus mempunyai kode etika atau etika, jadi kami tidak akan melanggar etika tersebut. Tujuannya kami mempersatukan budaya Indonesia, jadi mengeratkan budaya yang satu dengan yang lainnya.
Setiap motif yang kami buat pasti  ada kaitanya untuk menyatukan kerukunan dalam semboyan “Bhineka tunggal Ika”. Motif kombinasi antara motif Troso dengan Sintang bisa dilihat dibawah atau katalog foto. Dan bersyukur dengan adanya motif baru itu, pelanggan banyak yang suka dan membelinya. Tersedia ukuran taplak, selendhang, selimut kecil (1,2x2m).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar